EMPOWERS IR

Penelusuran Data IR
Telusuri data di dalam IR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (advanced).
Update Data IR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IR dalam seminggu terakhir.
FAQ
Lihat berbagai macam pertanyaan terkait IR yang sering diajukan kepada kami.
Traffic Pengunjung

Lihat traffic IR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses - cari, etc.

Metode Praktek Lelang Pada Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh

Parniati, Parniati (2017) Metode Praktek Lelang Pada Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh. Skripsi, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh.

[img] Text
PARNIATI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (389kB) | Request a copy

Abstract

Pegadaian Syariah Meulaboh bergerak dibidang jasa gadai. Namun pada perkembangannya selalu ada saja nasabah yang tidak mampu menebus barang yang digadaikan. Barang yang digadaikan dijual oleh pegadaian dengan cara dilelang. Oleh karena itu di pegadaian selalu diadakan lelang dengan periode tertentu. Skripsi ini yang berjudul ”Metode Praktek Lelang Pada Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh”. Tujuan yang hendak dicapai dalam pembahasan ini adalah untuk mengetahui aplikasi gadai dan metode praktek lelang pada Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh. Metode yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan tehnik analisis menggunakan metode deskriptif analisis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pertama, aplikasi gadai pada pegadaian syariah cabang Meulaboh memiliki beberapa prosedur yang harus dipenuhi oleh para nasabah ataupun pihak pegadaian syariah cabang Meulaboh, yaitu prosedur pemberian pinjaman, prosedur pelunasan pinjaman dan prosedur lelang barang gadai emas jika pihak penggadai (rahin) emas tidak melunasi hutangnya dalam waktu yang telah disepakati. Kedua, Menrut pengakuan Asril Khalidi mengatakan bahwa, ”bahwa barang gadai (marhun) merupakan tetap milik orang yang menggadaikan (rahin), namun barang gadai tersebut disimpan pada pegadaian syariah cabang Meulaboh hanya sebagai jaminan terhadap hutang yang diambil oleh orang yang menggadaikan (rahin) pada pegadaian syariah cabang Meulaboh. jika orang yang menggadaikan (rahin) tidak melunasi hutangnya sebagaimana batas yang telah disepakati waktu akad gadai, maka akan ditunggu selama 14 (empat belas) hari dan apabila setelah 14 (empat belas) hari tidak melunasi hutangnya maka barang jaminan gadai (marhun) akan dilelang dengan ketentuan memberitahuakan rahin satu minggu sebelum pelaksanaan gadai dan hasil pelelangan akan digunakan untuk biaya penjualan 1 % dari harga jual, biaya pinjaman 120 hari (tarif ijarah), dan sisanya akan dikembalikan ke nasabah.

Item Type: Skripsi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Humanities
Depositing User: Admin 1 STAIN TDM
Date Deposited: 23 May 2018 05:28
Last Modified: 23 May 2018 05:28
URI: http://repository.staindirundeng.ac.id/id/eprint/108

Actions (login required)

View Item View Item